Kepribadian Dalam Perspektif Hamka

Muhamad Rifa'i Subhi

Abstract


Hamka is a scholar and intellectual who mastered various fields of science, including tasawuf, education, literature, culture, tafsir, jurisprudence, journalism, politics, and so forth. This expertise is what makes researchers to examine his thoughts in terms of each expert's expertise. It is also the background of researchers to consider the thought Hamka reviewed through psychology and counseling. His thinking is about the personality who is reflected from his various works. This study uses literature review approach to review Hamka thinking about personality, so that analysis technique used content analysis. Sources of data used are scientific works written directly by Hamka discussing about the personality, and supported by other relevant works. Hamka's thoughts about personality are explained through four things that she thinks to have a major effect on one's personality. Four things are things that can cause personality, things that can strengthen the personality, things that can weaken the personality, and things that can improve the personality.

Keywords: Hamka, Personality, Psychology and Counseling


Full Text:

PDF

DOI:

https://doi.org/10.26638/jfk.501.2099


References


Adiputra, Sofwan & Saputra, WNE. (2015). Teori Dasar Konseling. Lampung: AURA Publishing.

Ali, Fachry. (Februari 1983). “Hamka dan Masyarakat Islam Indonesia: Catatan Pendahuluan Riwayat dan Perjuangannya”, dalam Majalah Prisma.

Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

Asri, Yanur. (2014). The Sketches of Minangkabau Society In Nur ST. Iskandar’s and Hamka’s Novels. dalam Humaniora. Volume 26 No. 3 Oktober 2014. hal. 285-291.

Bakar, Anton, & Zubair, Achmad Charris. (1994). Metodologi Penelitian Filsafat, Yogyakarta: Kanisius.

Burhanuddin, Nunu. (2015). “Konstruksi Nasionalisme Religius Relasi Cinta dan Harga Diri dalam Karya Sastra Hamka”. dalam Epistemé, Vol. 10, No. 2, Desember 2015.

Damami, Mohammad. (2000). Tasawuf Positif: Dalam Pemikiran HAMKA, Yogyakarta: Fajar Putaka Baru.

Dinurriyah, Itsna Syahadatud. (2014). “Women’s View on Men’s Success: In F. Scott Firztgerald’s The Great Gatsby and Hamka’s Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”. dalam Journal on English as a Foreign Language, Volume 4, Number 2, September 2014.

Elfi & Supadjar, Damadjati. (2004). “Konsep Manusia Ideal dalam Pemikiran Hamka”. dalam Humanika. 17 (2) April 2004.

Fogg, Kevin W. (2015). “Hamka’s Doctoral Address at Al-Azhar: The Influence of Muhammad Abduh in Indonesia”. dalam Afkaruna. Vol. 11 No. 2 Desember 2015.

Fuad, Fokky. (2016). “Kehancuran Nilai Kemanusiaan Reaktualisasi Pemikiran Hamka Dalam Hukum”. dalam Lex Jurnalica. Volume 13 Nomor 1, April 2016.

Hadi, Sutrisno. (2000). Metodologi Research, Jil. I, Yogyakarta: Andi Offset.

Hamka. (1982). Pribadi. Jakarta: PT. Bulan Bintang.

Hamka. (1984). Falsafah Hidup. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Hamka. (1986a). Lembaga Budi. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Hamka. (1986b). Lembaga Hidup. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Hamka. (1990). Tasauf Modern. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Hamka. (1992). Pandangan Hidup Muslim. Jakarta: PT. Bulan Bintang.

Haris, Abd. (2010). Etika Hamka, Konstruksi Etik Bebabasis Rasional Religius. Yogyakarta: LKiS.

Irfan, Muhammad. “Pemikiran Tasawuf Hamka Dan Gerakan Dakwah Muhammadiyah”. dalam Innovatio. Vol 14, No 1 (2014).

Juono, Ribut Purwo. (2015). “Kesetaraan Gender Dalam Pendidikan Islam (Studi Pemikiran Pendidikan Hamka dalam Tafsir al-Azhar)”. dalam Analisis: Jurnal Studi Keislaman, Volume 15, Nomor 1, Juni 2015.

Kasmali. (2015). “Sinergi Implementasi antara Pendidikan Akidah dan Akhlak Menurut Hamka”. dalam Teologia, Volume 26, Nomor 2, Juli-Desember 2015.

Mantovani, Sarah Larasati & Santoso, M. Abdul Fattah. (2015). “Pemikiran Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) Tentang Partisipasi Politik Perempuan di Indonesia Tahun (1949 – 1963)”. dalam Profetika: Jurnal Studi Islam, Vol. 16, No. 1, Juni 2015: 83-92.

Matsumoto, David & Juang, Linda. (2013). Culture & Psychology. 4th ed. Thomson Wadsworth, Australia.

Milhan. (2008). “Hamka’s Method of Qur’anic Interpretation”. dalam Miqot Vol. XXXII No. 1 Januari-Juni 2008.

Muhadjir, Noeng. (1996). Metodologi Penelitian Kualitatif, Ed. III, Yogyakarta: Rake Sarasin.

Murodi. (2007). “Al-Amr bi al-Ma'riuf wa al-Nahy 'an al-Munkar: Dirdsah fi Arai al-'Alim Hamka fi Tafsrr al-Azhar”. dalam Studia Islamika. Volume 14, number 2, 2007.

Muttaqin, Ahmad. (2017). “Pemimpin Non-Muslim Dalam Pandangan Hamka (Kajian Tafsir al-Azhar)”. dalam Al-Dzikra Vol.XI No. 1 /Januari-Juni/2017.

Nashir, Abdul. (2006). “Buya Hamka dan Mohammad Natsir tentang Pendidikan Islam”. dalam At-Ta’dib Vol. 3 No. 1.

Nasir, Moh. (1990). Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia.

Rusli, Ris’an. (2014). “Agama dan Manusia dalam Pendidikan Hamka (Studi Falsafat Agama)”. dalam Intizar, Vol. 20, No. 2, 2014.

Salik, Mohamad. (2014). “Mengembangkan Fitrah Anak Melalui Pendidikan Islam (Studi atas Pemikiran Hamka)”. dalam El-Qudwah. 04-2014.

Shobahussurur. (2008). “Pembaruan Pendidikan Islam Perspektif Hamka”. dalam Jurnal Tsaqafah. Vol. 5, No. 1.

Sidik. (2012). “Deradikalisasi Pemaknaan Konsep Negara Dan Jihad Dalam Tafsir Al-Azhar”. Dalam Jurnal “Analisa”. Volume 19 Nomor 01 Januari - Juni 2012.

Silawati. (2015). “Pemikiran Tasawuf Hamka Dalam Kehidupan Modern”. dalam Anida. Vol 40, No 2 (2015): Juli - Desember page. 118 -125.

Sinaga, Mangatur, & Charlina, Maryam Kasnaria. (2008). “Tema Roman Hamka”. dalam Jurnal Ilmu Budaya, Vol. 4 No. 2 Tahun 2008: 45 – 55.

Soedjono. (1999). Metode Penelitian Suatu Pemikiran dan Penerapan, Jakarta: Rineka Cipta.

Solihati, Nani. (2017). “Aspek Pendidikan Karakter Dalam Puisi Hamka”. dalam Litera, Volume 16, Nomor 1, April 2017.

Steenbrink, Karel. (1994). “Hamka (1908-1981) and the Integration of the Islamic Ummah of Indonesia”. dalam Studi Islamika, Vol. 1, No.3, 1994.

Steenbrink, Karel. (1995). “Qur' An Interpretations of Hamzah Fansuri (CA. 1600) and Hamka (1908-1982): A Comparison”. dalam Studia Islamika. Volume 2, number 2, 1995.

Subhi, Muhamad Rifa’i. (2016). “Pendekatan Sufistik dalam Pendidikan Islam (Telaah Pemikiran Hamka)”. Edukasia Islamika.Volume 1, Nomor 1, Desember 2016/1438.

Sudin. (2011). “Pemikiran Hamka tentang Moral”. dalam Esensia. Vol 12 No. 2 Juli 2011.

Sutoyo. (2015). “Tasawuf Hamka dan Rekonstruksi Spiritualitas Manusia Modern”. dalam Islamica: Jurnal Studi Keislaman. Volume 10, Nomor 1, September 2015.

Ulfah, Novi Maria & Istiyani Dwi. (2016). “Etika Dalam Kehidupan Modern: Studi Pemikiran Sufistik Hamka”. dalam Esoterik: Jurnal Akhlak dan Tasawuf. Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016.

Wahid, Abdurahman. (1984). “Benarkah Buya Hamka Seorang Ulama Besar?”, dalam Pengantar, Nasir Tamara, dkk., Hamka di Mata Hati Umat. Jakarta: Sinar Harapan.

Yaakob, Zul`azmi. (2012). “Falsafah Alam Sekitar dalam Konteks Falsafah Ketuhanan Menurut Hamka”. dalam International Journal of Islamic Thought. Vol. 1: June 2012.

Yusuf, Yunan. (1990). Corak Pemikiran Kalam Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Zaprulkhan. (2013). “Signifikansi Revitalisasi Tasawuf Hamka Dan Said Nursi Bagi Kehidupan Masyarakat Kontemporer”. dalam Teologia, Volume 24, Nomor 2, Juli-Desember 2013.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


The copyright of Fokus Konseling (Jurnal Bimbingan dan Konseling) ISSN : 2356-2102, E- ISSN : 2356-2099

Lisensi Creative Commons

View My Stats